Mau bundir, pasti dimarahin.
Mau bikin diri sendiri sakit, pasti dimarahin.
Mau membiarkan diri ini sakit-sakitan, pasti dimarahin.
Tapi,
mau ngembangin skill gambar pas libur, dimarahin.
Ngembangin pas hari sekolah, juga dimarahin.
Ngembangin bakat nulis pas libur, dimarahin juga.
Ngembangin pas hari sekolah, pasti dimarahin juga.
Pengennya masuk jurusan sastra, tapi gak direstuin. Bilangnya nanti gak dapet pekerjaan.
Ditawarin DKV, tapi keinginan gambar gak sebesar keinginan nulis.
Terus ditawarin jurusan ekonomi, kalo gak kimia. Gatau aja kalo nilai ekonomi sama kimia aku paling kecil.
Ditakut-takutin sama kalimat "kerjaannya bakal kegeser" meski gak ngaruh, terus apa?
Enid Blyton aja gak ngikutin keinginan ayahnya masuk sekolah musik, bisa bikin buku kayak gitu kok.
Gak usah Sastra Jepang juga gapapa. Sastra Indonesia aja cukup, lebih dari cukup. Aku gak 100% minat di DKV, mengingat aku paling males bikin background, atau gambar yang sama terus menerus.
Gambar aja banyak malesnya.
Kebanyakan waktu aku dihabisin buat nulis.
Kalau dibandingin karya tulis aku sama gambar aku, emang paling banyak gambar.
Tapi WIP semua.
Kenapa nulis sedikit? Karena chapternya yang banyak, bukan karyanya.
Idenya, numpuk segunung Everest.
Mau mati, tapi ujung-ujungnya dimarahin. Mau hidup pun, pasti dimarahin.
Mau nentuin hidup sendiri, dimarahin.
Kalau ditentuin, ngapain juga aku hidup?
Bikin pusing.
Tampilkan postingan dengan label curhatan akiko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhatan akiko. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 April 2018
Minggu, 25 Maret 2018
IRL Shipping
Udah lama sejak Akiko ngerant disini. Yah, Akiko gak bisa keep up sama semua writings Akiko yang nyebar kemana-mana.
Oke, mari kita bahas drama yang terjadi di tumblr, lebih tepatnya, diantara penggemar aktor butai.
IRL Shipping.
I know, not everyone is fujoshi, not everyone likes to ship real people, but seriously? Apa baik buat seseorang ngecam hal yang orang lain suka? Well you have freedom of expression so do we. Mengenai kecam-kecam-an pernah Akiko bahas sebelumnya waktu ngerant tentang temen Akiko.
Mari kita bahas soal bahaya shipping-nya.
Iya Akiko terlibat, iya Akiko juga ikut-ikutan. ToriRyuu, MariTsuba, DaiShun, ZonoMari, RyoKenta, TatsuKenta, KenHiro, dan ship lainnya yang kalau dijabarin semua keknya bisa mabok.
Jadi gini, kita semua tau SNS para aktor butai kesayangan kita semua itu pasti ada, dan bisa kita jangkau. Kita bisa interaksi, komen, like, tau semua yang mereka kasih tau ke kita.
In the end, bisa dibilang kita dekat sama mereka, amirite?
Twitter, Ameblo, bahkan Instagram, LINE pun ada meski cuma semacam bot atau OA, i don't know which one, mereka bisa kita jangkau kapan aja. Kita bisa bantu mereka milih (like di twitter Spi pas dia "milih nama Jepang" yang dikasih temen-temennya), bisa nyemangatin mereka (insiden Zaiki Takuma contohnya), bisa tau pas mereka sakit (berita Aramaki Yoshihiko dilarikan ke rumah sakit karena tumbang waktu event), tau projek terbaru mereka (like Suga Kenta yang ngetweet almost 24/7 tentang projek akting dia yang terbaru), dan lain sebagainya. Tanpa kita sadari mereka semua itu terjangkau sama kita.
Lalu, apa hubungannya paragraf diatas dengan IRL shipping? Jawabannya simpel. Shipping bisa nyampe ke telinga mereka dengan cepat. That's why, para shipper biasanya menghindari blak-blakan shipping di depan mereka, biasanya di SNS yang gak mereka punya like tumblr contohnya.
Para shipper ini nanggung resiko berat gengs. Kami bisa ngancurin reputasi aktor kalau sampe terjadi skandal. Makanya kami tetep hati-hati dalam ngeship.
Kami gak bisa begitu aja blak-blakan nyebarin rumor dari ship. Itu bahaya. Kami gamau ngehambat rejeki orang.
Contohnya aja dulu, aktor Toumyu pernah sampe tau ada yang ngeship mereka, sampe pertemanan mereka berdua jadi renggang (dikutip dari rant rz-jocelyn. Akiko pribadi gak tau pasti siapa itu).
Nah, sekarang balik bahas dramanya.
Dengan adanya orang-orang ngecam, biasanya orang-orang toxic kayak gini yang suka nyebar, ngadu, dan lapor. Toh, kami ngeship kan cuma joke, why so serious? Kami ngeship bukan berarti mereka harus bersama, kan?
The point is, jangan sampai ada yang ambil serius soal ship-ship-an ini. Sekalinya ada yang serius, bakal jadi skandal. Take it easy aja, karena sebelum mereka ngumumin secara official kami gak akan nyebar terang-terangan. Itu semua cuma headcanon, okay mate?
Jangan sampai kejadian Zaiki keulang lagi plis. Kasian mereka disana.
Oke, mari kita bahas drama yang terjadi di tumblr, lebih tepatnya, diantara penggemar aktor butai.
IRL Shipping.
I know, not everyone is fujoshi, not everyone likes to ship real people, but seriously? Apa baik buat seseorang ngecam hal yang orang lain suka? Well you have freedom of expression so do we. Mengenai kecam-kecam-an pernah Akiko bahas sebelumnya waktu ngerant tentang temen Akiko.
Mari kita bahas soal bahaya shipping-nya.
Iya Akiko terlibat, iya Akiko juga ikut-ikutan. ToriRyuu, MariTsuba, DaiShun, ZonoMari, RyoKenta, TatsuKenta, KenHiro, dan ship lainnya yang kalau dijabarin semua keknya bisa mabok.
Jadi gini, kita semua tau SNS para aktor butai kesayangan kita semua itu pasti ada, dan bisa kita jangkau. Kita bisa interaksi, komen, like, tau semua yang mereka kasih tau ke kita.
In the end, bisa dibilang kita dekat sama mereka, amirite?
Twitter, Ameblo, bahkan Instagram, LINE pun ada meski cuma semacam bot atau OA, i don't know which one, mereka bisa kita jangkau kapan aja. Kita bisa bantu mereka milih (like di twitter Spi pas dia "milih nama Jepang" yang dikasih temen-temennya), bisa nyemangatin mereka (insiden Zaiki Takuma contohnya), bisa tau pas mereka sakit (berita Aramaki Yoshihiko dilarikan ke rumah sakit karena tumbang waktu event), tau projek terbaru mereka (like Suga Kenta yang ngetweet almost 24/7 tentang projek akting dia yang terbaru), dan lain sebagainya. Tanpa kita sadari mereka semua itu terjangkau sama kita.
Lalu, apa hubungannya paragraf diatas dengan IRL shipping? Jawabannya simpel. Shipping bisa nyampe ke telinga mereka dengan cepat. That's why, para shipper biasanya menghindari blak-blakan shipping di depan mereka, biasanya di SNS yang gak mereka punya like tumblr contohnya.
Para shipper ini nanggung resiko berat gengs. Kami bisa ngancurin reputasi aktor kalau sampe terjadi skandal. Makanya kami tetep hati-hati dalam ngeship.
Kami gak bisa begitu aja blak-blakan nyebarin rumor dari ship. Itu bahaya. Kami gamau ngehambat rejeki orang.
Contohnya aja dulu, aktor Toumyu pernah sampe tau ada yang ngeship mereka, sampe pertemanan mereka berdua jadi renggang (dikutip dari rant rz-jocelyn. Akiko pribadi gak tau pasti siapa itu).
Nah, sekarang balik bahas dramanya.
Dengan adanya orang-orang ngecam, biasanya orang-orang toxic kayak gini yang suka nyebar, ngadu, dan lapor. Toh, kami ngeship kan cuma joke, why so serious? Kami ngeship bukan berarti mereka harus bersama, kan?
The point is, jangan sampai ada yang ambil serius soal ship-ship-an ini. Sekalinya ada yang serius, bakal jadi skandal. Take it easy aja, karena sebelum mereka ngumumin secara official kami gak akan nyebar terang-terangan. Itu semua cuma headcanon, okay mate?
Jangan sampai kejadian Zaiki keulang lagi plis. Kasian mereka disana.
Selasa, 06 Maret 2018
Tumblr di blokir?!
Oke, oke--
WHAT?!
Are you kidding me? Why? Kenapa dear Kominfo?
So, udah dari kemaren-kemaren sih di blokir, tapi Akiko baru tau hari ini. Ekspresi Akiko ketika buka grup LINE yang suka bahas Touran…
THE HECK WHY IS THIS HAPPENING TO US?!
Just, think about it. Tumblr itu wadah kreatifitas man, are you blind, dear Kominfo people? Hanya karena 360 akun porno? Ridiculous. Emang kalau diliat, banyak ya. Tapi dibandingkan dengan ratus jutaan akun di Tumblr? That's a nothing. Cuma titik kecil! Gosh why just why.
Dear Kominfo people, dan yang berhubungan dengan itu like Telkomsel, Indosat, dkk. I know kalian ingin melindungi generasi bangsa Indonesia dari hal-hal yang jelek. But, haruskah gini caranya? Cukup FFn aja wadah kreatifitas yang kalian blok, gak usah sama Tumblr juga. Kreatifitas kami mau ditaro dimana ntar? Untung aja AO3, Wattpad, Livejournal, dan Facebook gak kalian blok. Fanfic Akiko tandas waktu Akiko gak bisa buka FFn. Sekarang, tumblr. GAMBARKU YANG KU UPLOAD DISANA TANDAS SEMUA DONG?! Luckily, gambar Akiko masih banyak di Instagram.
Now, how about butai, drama, and photobook? Gimana caranya aku dapet info mengenai itu sekarang? Tumblr source informasi favorit aku astaga, inspirasi aku dari sana semua.
Kalian tau Akiko nulis Black Citadel kan? Do you know where i got the idea? Tumblr. Do you know how i know Hasebe's past? Tumblr. Do you know where my source of information for all the swords past? THE FUCKING TUMBLR DAMMIT.
Kalau Akiko gak pernah nemu tumblr, Akiko gak akan mungkin nulis Black Citadel. Kalau Akiko gak pernah nemu tumblr, mungkin selamanya Akiko cuma tau Touran by their character not their history.
Dan gak related sama Black Citadel, if i never found out tumblr, I WOULD NEVER KNEW BUTAI AND DRAMAS. ARE YOU EXPECTING ME TO WATCH SOAP OPERA ON TV? FUCK NO. Drama yang di share di tumblr lebih berfaedah daripada sinetron di TV. Kalau Indonesia bisa bikin drama sebagus itu, i'll watch tv until i die.
Not about love, not about ntr, not about a hot bad boy that part of motorcycle gang. Tapi tentang persahabatan, kerja keras, mimpi. Pantang menyerah. Meski keliatannya gak mungkin tapi gak patah semangat dan mencoba.
Boleh Akiko sebut judul?
Mama to Bokutachi, butai favorit Akiko of all times.
Karakternya cuma bayi. Bayi-bayi di daycare yang cuma bisa liatin buku cerita bergambar. Yang punya kasih sayang besar pada ibu mereka. Sampai mereka nekat pake kekuatan peri dan jadi dewasa cuma buat nyelamatin dan bahagiain ibu mereka.
Cute. Touching. Akiko nangis nonton itu, dan Akiko gak akan tau itu KALAU GAK ADA TUMBLR.
Or, Ochanomizu Rock.
Mereka cuma orang-orang semi-NEET yang bermimpi untuk bikin band dan tampil di Budokan. Bahkan rival mereka adalah band yang ada di naungan perusahaan.
Bukan cuma butai or drama. Komik disana pun bagus.
Boleh Akiko sebut nama?
craziiwolf, dia buat AU-AU haikyuu yang kontennya good as your mom's cooking. Bener, bagusnya luar biasa. Touching. Meski emang yaoi but setiap detailnya dan keterangannya adalah mahakarya IMO.
Terus Kominfo mau membatasi kami melihat yang begitu, bahkan memublikasikam yang begitu?
Come on man.
Blokir Google aja sekalian.
BTW ini saus artikelnya :
https://tekno.kompas.com/read/2018/03/06/08093347/tumblr-tak-bisa-diakses-diblokir-kominfo-lagi
https://m.detik.com/inet/law-and-policy/d-3901689/kominfo-masih-mau-buka-blokir-tumblr-ini-syaratnya
WHAT?!
Are you kidding me? Why? Kenapa dear Kominfo?
So, udah dari kemaren-kemaren sih di blokir, tapi Akiko baru tau hari ini. Ekspresi Akiko ketika buka grup LINE yang suka bahas Touran…
THE HECK WHY IS THIS HAPPENING TO US?!
Just, think about it. Tumblr itu wadah kreatifitas man, are you blind, dear Kominfo people? Hanya karena 360 akun porno? Ridiculous. Emang kalau diliat, banyak ya. Tapi dibandingkan dengan ratus jutaan akun di Tumblr? That's a nothing. Cuma titik kecil! Gosh why just why.
Dear Kominfo people, dan yang berhubungan dengan itu like Telkomsel, Indosat, dkk. I know kalian ingin melindungi generasi bangsa Indonesia dari hal-hal yang jelek. But, haruskah gini caranya? Cukup FFn aja wadah kreatifitas yang kalian blok, gak usah sama Tumblr juga. Kreatifitas kami mau ditaro dimana ntar? Untung aja AO3, Wattpad, Livejournal, dan Facebook gak kalian blok. Fanfic Akiko tandas waktu Akiko gak bisa buka FFn. Sekarang, tumblr. GAMBARKU YANG KU UPLOAD DISANA TANDAS SEMUA DONG?! Luckily, gambar Akiko masih banyak di Instagram.
Now, how about butai, drama, and photobook? Gimana caranya aku dapet info mengenai itu sekarang? Tumblr source informasi favorit aku astaga, inspirasi aku dari sana semua.
Kalian tau Akiko nulis Black Citadel kan? Do you know where i got the idea? Tumblr. Do you know how i know Hasebe's past? Tumblr. Do you know where my source of information for all the swords past? THE FUCKING TUMBLR DAMMIT.
Kalau Akiko gak pernah nemu tumblr, Akiko gak akan mungkin nulis Black Citadel. Kalau Akiko gak pernah nemu tumblr, mungkin selamanya Akiko cuma tau Touran by their character not their history.
Dan gak related sama Black Citadel, if i never found out tumblr, I WOULD NEVER KNEW BUTAI AND DRAMAS. ARE YOU EXPECTING ME TO WATCH SOAP OPERA ON TV? FUCK NO. Drama yang di share di tumblr lebih berfaedah daripada sinetron di TV. Kalau Indonesia bisa bikin drama sebagus itu, i'll watch tv until i die.
Not about love, not about ntr, not about a hot bad boy that part of motorcycle gang. Tapi tentang persahabatan, kerja keras, mimpi. Pantang menyerah. Meski keliatannya gak mungkin tapi gak patah semangat dan mencoba.
Boleh Akiko sebut judul?
Mama to Bokutachi, butai favorit Akiko of all times.
Karakternya cuma bayi. Bayi-bayi di daycare yang cuma bisa liatin buku cerita bergambar. Yang punya kasih sayang besar pada ibu mereka. Sampai mereka nekat pake kekuatan peri dan jadi dewasa cuma buat nyelamatin dan bahagiain ibu mereka.
Cute. Touching. Akiko nangis nonton itu, dan Akiko gak akan tau itu KALAU GAK ADA TUMBLR.
Or, Ochanomizu Rock.
Mereka cuma orang-orang semi-NEET yang bermimpi untuk bikin band dan tampil di Budokan. Bahkan rival mereka adalah band yang ada di naungan perusahaan.
Bukan cuma butai or drama. Komik disana pun bagus.
Boleh Akiko sebut nama?
craziiwolf, dia buat AU-AU haikyuu yang kontennya good as your mom's cooking. Bener, bagusnya luar biasa. Touching. Meski emang yaoi but setiap detailnya dan keterangannya adalah mahakarya IMO.
Terus Kominfo mau membatasi kami melihat yang begitu, bahkan memublikasikam yang begitu?
Come on man.
Blokir Google aja sekalian.
BTW ini saus artikelnya :
https://tekno.kompas.com/read/2018/03/06/08093347/tumblr-tak-bisa-diakses-diblokir-kominfo-lagi
https://m.detik.com/inet/law-and-policy/d-3901689/kominfo-masih-mau-buka-blokir-tumblr-ini-syaratnya
Minggu, 11 Februari 2018
Cara Membaca Kanji ala Akiko
Jadi, Akiko mo sharing. Karena agak bosen juga kalau hiatus gini gak ngapa-ngapain, hehe //namanya juga hiatus!//
Kalian mau bisa baca kanji? Kuliah di Sastra Jepang? Ya itu pilihan terbaik. Tapi siap-siap pusing aja karena berkutatnya sama kanji N5 sampe N1 serta sastra-sastra karya sastrawan yang kalian kenal namanya kalau nonton Bungou Stray Dogs atau main Bungou to Alchemist.
Lalu, gimana caranya bisa cepet tanpa harus nunggu waktunya kuliah or gamau kuliah si SasJep or gamau mahal-mahal buat les? Inilah caranya Akiko selama ini baca kanji!
Oh iya, kalau mau sekalian ngapalin kanji, lebih baik jangan pake metode copas ke gtranslate. Kalau mau latihan dulu, bagusnya pake kanji dalam pict yang notabene gak bisa di copas. Tapi kalau mau sekadar baca, boleh lah copas. Ini tipsnya buat yang mau baca SEKALIGUS belajar kanji juga.
Apa yang harus disiapkan :
-Pict/teks yang ingin dibaca kanjinya
-Website jisho.org (ya, Akiko pake ini)
How to :
1. Buka website jisho.org sekaligus pict/teks yang mau dibaca
2.Kalian pilih mau dengan cara ngetik sendiri, voice, radical, atau draw (disarankan radical karena mudah)
Via draw :
a. Buka fitur draw dan tulis kanjinya
Kelemahan : Kadang tidak akurat jadi tidak disarankan.
Via radical :
a. Lihat kanjinya. Kanji biasa terbagi jadi beberapa bagian. Ada juga beberapa kanji yang disatuin menjadi kanji lain.
b. Buka fitur radical dan cari radicalnya. Kita ambil contoh disini yang paling gampang, kanji 好 yang ada radical 子 di kanjinya. Klik radicalnya.
c. Dari bagian suggestion diatas tabel radical, cari kanjinya. Kalau belum ada, terus klik radicalnya sampe ketemu.
Kelemahan : Agak lama karena nyari radicalnya
3. Setelah kanjinya ketemu, pilih mau nyari apa. Misalnya mau nyari semua hasil, yaudah gausah diapa-apain lagi. Kecuali kalau mau word aja atau emang mau tau tentang kanjinya aja, ketik #word atau #kanji atau bisa juga dengan ngeklik optionnya.
4. Selamat kalian sudah bisa baca kanji xD
Kalian mau bisa baca kanji? Kuliah di Sastra Jepang? Ya itu pilihan terbaik. Tapi siap-siap pusing aja karena berkutatnya sama kanji N5 sampe N1 serta sastra-sastra karya sastrawan yang kalian kenal namanya kalau nonton Bungou Stray Dogs atau main Bungou to Alchemist.
Lalu, gimana caranya bisa cepet tanpa harus nunggu waktunya kuliah or gamau kuliah si SasJep or gamau mahal-mahal buat les? Inilah caranya Akiko selama ini baca kanji!
Oh iya, kalau mau sekalian ngapalin kanji, lebih baik jangan pake metode copas ke gtranslate. Kalau mau latihan dulu, bagusnya pake kanji dalam pict yang notabene gak bisa di copas. Tapi kalau mau sekadar baca, boleh lah copas. Ini tipsnya buat yang mau baca SEKALIGUS belajar kanji juga.
Apa yang harus disiapkan :
-Pict/teks yang ingin dibaca kanjinya
-Website jisho.org (ya, Akiko pake ini)
How to :
1. Buka website jisho.org sekaligus pict/teks yang mau dibaca
2.Kalian pilih mau dengan cara ngetik sendiri, voice, radical, atau draw (disarankan radical karena mudah)
Via draw :
a. Buka fitur draw dan tulis kanjinya
Kelemahan : Kadang tidak akurat jadi tidak disarankan.
Via radical :
a. Lihat kanjinya. Kanji biasa terbagi jadi beberapa bagian. Ada juga beberapa kanji yang disatuin menjadi kanji lain.
b. Buka fitur radical dan cari radicalnya. Kita ambil contoh disini yang paling gampang, kanji 好 yang ada radical 子 di kanjinya. Klik radicalnya.
c. Dari bagian suggestion diatas tabel radical, cari kanjinya. Kalau belum ada, terus klik radicalnya sampe ketemu.
Kelemahan : Agak lama karena nyari radicalnya
3. Setelah kanjinya ketemu, pilih mau nyari apa. Misalnya mau nyari semua hasil, yaudah gausah diapa-apain lagi. Kecuali kalau mau word aja atau emang mau tau tentang kanjinya aja, ketik #word atau #kanji atau bisa juga dengan ngeklik optionnya.
4. Selamat kalian sudah bisa baca kanji xD
Jumat, 02 Februari 2018
Nyebelin
Pernah gak kalian punya temen, yang selalu ngomongin hal yang gak kalian suka ke kalian non-stop, without fucking considering your fucking feeling?
Karena Akiko pernah. She fucking talk like train, non-stop, doesn't care about any fucking obstacle. Only stop when realize they fucking doing something wrong, itu juga berhentinya rada telat.
Yah, Akiko mulai ngomong kasar lagi.
Jadi gini, seperti biasa Akiko dateng ke sekolah, duduk di paling belakang, dan buka HP buat lanjutin nulis Black Citadel, atau fic lainnya. Apalagi Black Citadel, utamanya. Karena BC mah punya deadline, yang lainnya enggak. Akiko berniat mau nulis terus non-stop, kalau bisa gamau ada gangguan apapun.
Laaaaluuuu temen sebangku Akiko dateng. Duduk. Sama-sama buka HP. Lalu dia mulai ngomong.
Kalau ngobrol biasa sih daijoubu, yang masih bisa Akiko pahami lah. Ini mah, dia ngomong, sambil nunjukin sesuatu, bari Akiko teu ngarti!
Jadi dia suka baca webtoon. Anggap aja judulnya T ya, ini cuma inisial webtoonnya. Kalau emang ada webtoon yang judulnya cuma T aja maaf ya, Akiko gak ngarah kesana.
Nah, dia itu selalu baca webtoon T ini, entah kenapa kayaknya gak tamat-tamat. KARENA DIA SELALU NUNJUKIN HAL YANG SAMA DUA KALI.
Serius. Dua kali.
Akiko dah dua kali liat karakter yang inisialnya H bawa buku pake ahoge, udah dua kali liat karakter yang Akiko lupa namanya ngomong sama semacam setan. BINGUNG AKIKO KENAPA DIA GAK BOSEN-BOSEN. Kalau lagu, Akiko gak masalah karena lagu emang buat diputer berkali-kali. Lah ini, komik. Kenapa bisa gitu coba? Karena Akiko ini tipe orang yang lebih suka baca ulang komik kalau udah bener-bener Akiko tamatin, atau baca ulang waktu komik itu emang udah tamat. Makanya Akiko bosen pas nemu manusia macam begini. DAN KATA KATANYA SELALU SAMA PAS NUNJUKIN!
"Rambutnya itu loh! Bisa bawa apa aja!" *ketawa*
"Meleleh." *ketawa*
"Biasnya gak peka-peka gitu." *ketawa*
Urgh.
Bosen. Sumpah bosen.
Dan lagi, pas lagi ngobrol biasa, tanpa gadget di tangan, DIA MALAH NGEBASH APA YANG AKIKO SUKA. HAHA. LUCU GAK SIH?
Akiko ini fujo, suka yang gaje-gaje, suka fantasy-action selama itu menarik perhatian Akiko.
Apa yang Akiko suka? Touken Ranbu, Gintama, Haikyuu, dan kalau webtoon, Virgo and the Sparkling, Pasutri Gaje, Terlalu Tampan, dsb. Sedangkan buku? Akiko lebih ke seri kayak Talon, Sapta Siaga, dan yang non series Akiko lebih suka yang sinopsisnya menarik perhatian di toko buku.
Lalu apa yang dia lakukan?
Dia bilang begini.
"Temen aku, kan suka Pasutri Gaje. Apa ramenya gitu? Kayak, gak penting yaa. Cuma gitu doang. Tapi anehnya dia suka!"
Sakit gak sih?
Untung Akiko bukan authornya, hanya penggemar. Kebayang kalo yang di posisi Akiko itu mba Annisa, yang bikinnya? Akiko aja gondok apalagi mba Annisa.
Terus gini.
"Cowok itu sama cewek! Tapi temen aku yang fujo itu gak mau berubah pikiran. Padahal udah aku bilangin, '***, cowok itu sama cewek, bukan sama cowok lagi!' tapi tetep aja. Terus dia pernah nunjukin gitu, cowok sama cowok, punya anak! Anaknya dari mana coba? Cowok itu sama cewek! Pengen flip table aja deh rasanya."
SORE WA KOCCHI NO SERIFU DA!
Hellooo apa dirimu kada tau ada AU yang dinamakan Omega Verse? Plis deh, kamu suka fantasy tapi imajinasimu gak bisa seliar Omega Verse? Oh, atau jangan-jangan kamu bahkan gak tau yang namanya Alternate Universe?
Berasa pelanggaran HAM.
Gini ya, emang gak semua orang tau apa itu Omega Verse, tapi at least mereka tau kalau orang bebas membayangkan apa aja kan? Termasuk cowok ngelahirin. Jijik emang, aneh emang, but it's just imagination. Secara medis, cowok gak bisa hamil because THEY DOESN'T EVEN FUCKING HAVE A V*G**A. KAMI JUGA TAU ITU MAAAH.
Apa gak boleh gitu, membayangkan cowok sama cowok? Akiko juga tau takdir cowok itu sama cewek! Supaya punya keturunan yang sah! Tapi, apa boleh dia sembarangan ngebash apa yang Akiko suka?
Plis lah, Akiko bahkan gak pernah protes disodokin webtoon yang membosankan karena diulang berkali-kali. Sedangkan dia, bahkan belum pernah Akiko sodokin hal-hal berbau fujo, ataupun nyodorin liat scene Pasutri Gaje, NGEBASH AKIKO KAYAK GITU. Gimana ya, dia bahkan ngomong gitu duluan tanpa tau Akiko suka gitu. Akiko yang awalnya mau ngasih tau, jadi mikir dua kali dulu.
Akiko mah senyumin aja lah. Seumur-umur Akiko gak pernah ngebash kesukaan orang di depan orangnya. Karena Akiko tau sekalinya ngebash pasti dibales (karena ini terjadi pada Akiko sama adik Akiko [yang nyebelinnya adik Akiko tetep ngebash kesukaan Akiko padahal Akiko udah gak ngebash kesukaan dia.]). Dibelakang sih, tapi at least Akiko gak sampe nyelekit banget, karena bahkan bashnya Akiko simpen di blog dimana gak akan ada yang liat.
Yah, Akiko ini tipe orang yang susah kenalan, makanya punya temen yang bisa diajak ngobrol meski sedikit pun udah sujud syukur. Meskipun Akiko di bash kayak gitu, Akiko bakal tetep berusaha senyum, tanpa ngasih tau kalau Akiko sakit hati sama perkataan dia.
Itu tuh munafik bukan sih?
Karena Akiko pernah. She fucking talk like train, non-stop, doesn't care about any fucking obstacle. Only stop when realize they fucking doing something wrong, itu juga berhentinya rada telat.
Yah, Akiko mulai ngomong kasar lagi.
Jadi gini, seperti biasa Akiko dateng ke sekolah, duduk di paling belakang, dan buka HP buat lanjutin nulis Black Citadel, atau fic lainnya. Apalagi Black Citadel, utamanya. Karena BC mah punya deadline, yang lainnya enggak. Akiko berniat mau nulis terus non-stop, kalau bisa gamau ada gangguan apapun.
Laaaaluuuu temen sebangku Akiko dateng. Duduk. Sama-sama buka HP. Lalu dia mulai ngomong.
Kalau ngobrol biasa sih daijoubu, yang masih bisa Akiko pahami lah. Ini mah, dia ngomong, sambil nunjukin sesuatu, bari Akiko teu ngarti!
Jadi dia suka baca webtoon. Anggap aja judulnya T ya, ini cuma inisial webtoonnya. Kalau emang ada webtoon yang judulnya cuma T aja maaf ya, Akiko gak ngarah kesana.
Nah, dia itu selalu baca webtoon T ini, entah kenapa kayaknya gak tamat-tamat. KARENA DIA SELALU NUNJUKIN HAL YANG SAMA DUA KALI.
Serius. Dua kali.
Akiko dah dua kali liat karakter yang inisialnya H bawa buku pake ahoge, udah dua kali liat karakter yang Akiko lupa namanya ngomong sama semacam setan. BINGUNG AKIKO KENAPA DIA GAK BOSEN-BOSEN. Kalau lagu, Akiko gak masalah karena lagu emang buat diputer berkali-kali. Lah ini, komik. Kenapa bisa gitu coba? Karena Akiko ini tipe orang yang lebih suka baca ulang komik kalau udah bener-bener Akiko tamatin, atau baca ulang waktu komik itu emang udah tamat. Makanya Akiko bosen pas nemu manusia macam begini. DAN KATA KATANYA SELALU SAMA PAS NUNJUKIN!
"Rambutnya itu loh! Bisa bawa apa aja!" *ketawa*
"Meleleh." *ketawa*
"Biasnya gak peka-peka gitu." *ketawa*
Urgh.
Bosen. Sumpah bosen.
Dan lagi, pas lagi ngobrol biasa, tanpa gadget di tangan, DIA MALAH NGEBASH APA YANG AKIKO SUKA. HAHA. LUCU GAK SIH?
Akiko ini fujo, suka yang gaje-gaje, suka fantasy-action selama itu menarik perhatian Akiko.
Apa yang Akiko suka? Touken Ranbu, Gintama, Haikyuu, dan kalau webtoon, Virgo and the Sparkling, Pasutri Gaje, Terlalu Tampan, dsb. Sedangkan buku? Akiko lebih ke seri kayak Talon, Sapta Siaga, dan yang non series Akiko lebih suka yang sinopsisnya menarik perhatian di toko buku.
Lalu apa yang dia lakukan?
Dia bilang begini.
"Temen aku, kan suka Pasutri Gaje. Apa ramenya gitu? Kayak, gak penting yaa. Cuma gitu doang. Tapi anehnya dia suka!"
Sakit gak sih?
Untung Akiko bukan authornya, hanya penggemar. Kebayang kalo yang di posisi Akiko itu mba Annisa, yang bikinnya? Akiko aja gondok apalagi mba Annisa.
Terus gini.
"Cowok itu sama cewek! Tapi temen aku yang fujo itu gak mau berubah pikiran. Padahal udah aku bilangin, '***, cowok itu sama cewek, bukan sama cowok lagi!' tapi tetep aja. Terus dia pernah nunjukin gitu, cowok sama cowok, punya anak! Anaknya dari mana coba? Cowok itu sama cewek! Pengen flip table aja deh rasanya."
SORE WA KOCCHI NO SERIFU DA!
Hellooo apa dirimu kada tau ada AU yang dinamakan Omega Verse? Plis deh, kamu suka fantasy tapi imajinasimu gak bisa seliar Omega Verse? Oh, atau jangan-jangan kamu bahkan gak tau yang namanya Alternate Universe?
Berasa pelanggaran HAM.
Gini ya, emang gak semua orang tau apa itu Omega Verse, tapi at least mereka tau kalau orang bebas membayangkan apa aja kan? Termasuk cowok ngelahirin. Jijik emang, aneh emang, but it's just imagination. Secara medis, cowok gak bisa hamil because THEY DOESN'T EVEN FUCKING HAVE A V*G**A. KAMI JUGA TAU ITU MAAAH.
Apa gak boleh gitu, membayangkan cowok sama cowok? Akiko juga tau takdir cowok itu sama cewek! Supaya punya keturunan yang sah! Tapi, apa boleh dia sembarangan ngebash apa yang Akiko suka?
Plis lah, Akiko bahkan gak pernah protes disodokin webtoon yang membosankan karena diulang berkali-kali. Sedangkan dia, bahkan belum pernah Akiko sodokin hal-hal berbau fujo, ataupun nyodorin liat scene Pasutri Gaje, NGEBASH AKIKO KAYAK GITU. Gimana ya, dia bahkan ngomong gitu duluan tanpa tau Akiko suka gitu. Akiko yang awalnya mau ngasih tau, jadi mikir dua kali dulu.
Akiko mah senyumin aja lah. Seumur-umur Akiko gak pernah ngebash kesukaan orang di depan orangnya. Karena Akiko tau sekalinya ngebash pasti dibales (karena ini terjadi pada Akiko sama adik Akiko [yang nyebelinnya adik Akiko tetep ngebash kesukaan Akiko padahal Akiko udah gak ngebash kesukaan dia.]). Dibelakang sih, tapi at least Akiko gak sampe nyelekit banget, karena bahkan bashnya Akiko simpen di blog dimana gak akan ada yang liat.
Yah, Akiko ini tipe orang yang susah kenalan, makanya punya temen yang bisa diajak ngobrol meski sedikit pun udah sujud syukur. Meskipun Akiko di bash kayak gitu, Akiko bakal tetep berusaha senyum, tanpa ngasih tau kalau Akiko sakit hati sama perkataan dia.
Itu tuh munafik bukan sih?
Sabtu, 27 Januari 2018
Mengenai Depresi
Yah, ini sharing aja ya, karena Akiko udah dari lama pengen ngomongin ini.
Sebagai kotak curhat berjalan, Akiko udah sering dapet curhatan mengenai depresi seseorang. Dan sebagian besar dari curhatan itu faktornya sama : orang tua.
Akiko sendiri mengalami ya, semacam depresi kayak gitu. Gak terhitung berapa kali Akiko mau coba bunuh diri, motong urat nadi sendiri. Karena capek lah, kesel lah, apa lah. Maybe orang lain lebih parah dari Akiko, tapi ya ini batasan Akiko. Setiap orang punya batas kesabarannya sendiri, dan gak bisa dipaksain sama rata. Gak bisa.
Makanya itu kalo orang cerita dan dia bilang dia depresi, JANGAN SEKALI-KALI BILANG KALAU ADA YANG LEBIH PARAH DARI MASALAHNYA DIA. Dia sampe depresi begitu berarti dia udah sampe batas, dan dia gak kuat secara psikologis. Gak bisa dibilangin kalau "ini gak seberapa," karena kalau dibilangin gitu mereka bakalan mikir kalau bakal ada yang lebih buruk dan itu bakal nambahin depresi mereka.
Mayoritas orang itu, menganggap depresi dan bunuh diri itu BERLEBIHAN. Mereka anggap itu tuh hal remeh. Mereka nganggepnya orang itu gak kuat iman lah, apa lah. Biar Akiko kasih tau satu hal :
"Terus maunya mereka gimana? Melupakan semua masalah itu seakan angin lalu? Iya? Kalau gitu masalah kalian pun kami anggap angin lalu aja ya, biar impas."
Tekanan psikologis itu serius. Bener. Mereka bisa aja jadi autis gegara itu. Takut berlebih atau phobia gegara itu. Merasa gak guna gegara itu. Bahkan penyakit psikologi kayak multi personality disorder itu bisa dari depresi. Apapun itu, orang-orang paling susah itu bantuin orang depresi, dan paling gampang ngeremehin orang depresi.
Serius. Memang banyak komunitas atau lembaga atau asosiasi yang bersedia menolong orang depresi, menghibur mereka, tapi orang yang ngeremehin pun gak kalah banyak. Bagaikan rantai makanan, yang ngeremehin itu ada dipuncak. Makanya sekuat dan sebanyak apapun orang-orang yang bantu-bantu orang depresi, meski jumlahnya sama dengan peremeh, masih bakal kalah.
Ini dari sudut pandang Akiko sih ya, sebagai salah seorang yang pernah berpikir untuk bunuh diri.
Akiko sekarang mau cerita. Akiko ini sebenernya lahir dan besar di keluarga yang baik-baik, harmonis. Lingkungan yang kelihatannya gak akan menciptakan suasana depresi. Tapi kehidupan gak selalu rata kan ya. Ada kalanya orangtua Akiko berargumen, berdebat. Mereka sering marah-marah. Akiko udah ngeliat mereka marah-marah dari kecil, sewaktu masih bocah. Sampai sekarang belum juga terbiasa sama teriakan mereka.
Setiap mereka berdebat, mereka selalu bawa-bawa Akiko, adik Akiko, dan rumah kami. Gegara itu Akiko selalu merasa, "ah, aku mah gak penting disini, aku cuma bikin mereka berargumen, berantem."
Waktu kecil Akiko cuma bisa nangis. Belum tau yang namanya bunuh diri, bahkan gatau mati itu apa.
Akiko baru tau soal bunuh diri dan kematian itu, gegara satu hal. Masih sewaktu Akiko kecil. Ibu Akiko, sempet bawa-bawa piso dapur, sambil marah-marah nyodorin ke Akiko dan nyuruh Akiko ngebunuh dia. Untungnya waktu itu Akiko bisa berpikir lurus, dan cuma bisa nolak piso itu sambil nangis.
Akiko pernah bilang, Akiko pernah dibully waktu SD. Akiko dijauhin, hanya gegara waktu kelas dua Akiko ngamuk, dimakcomblangin sama temen sekelas. Akiko ditakutin. Kenapa Akiko bisa sengamuk itu, mungkin karena orang tua Akiko marah-marah dan Akiko semacam mewariskan itu. Akiko hampir gak punya sahabat, dan adanya pun "temen" if you know what i mean. Sahabat Akiko cuma 1, dan masih bertahan sampe sekarang.
Akiko masuk SMP sendirian, berbeda sendiri dari temen-temen SD Akiko. Akiko gak punya temen, dan masuk SMP tanpa temen. Gegara SD Akiko dijauhin, Akiko jadi mulai takut kenalan, dan makin kesini Akiko udah lupa gimana caranya kenalan. SMP berjalan mulus. Temen Akiko banyak. Sahabat Akiko ada….
Sampai ada kejadian pada suatu hari.
Tanpa alasan yang jelas, sahabat Akiko ngejauhin Akiko. Di BBM mereka masang status yang bikin Akiko rumasa. Akiko merasa Akiko gak penting, sampe digituin sama mereka. Akiko gatau Akiko salah apa, dan mereka gak ada yang ngasih tau letak kesalahan Akiko. Emosi Akiko meledak.
Disitu Akiko berpikir buat bunuh diri.
Akiko berniat mau nyekek diri sendiri. Tapi tau-tau salah seorang sahabat Akiko nga BBM dan minta maaf, atas nama yang lainnya.
Sebenernya kalau diliat sepele ya, dijauhin gitu. Mungkin yang lain mikirnya, "gak usah dipikirin. Manusia banyak yang bisa dijadiin temen kok."
Akiko udah dari SD sendirian. SMP Akiko selalu berpikir ingin ngulang dari awal, dimana gak ada yang bener-bener kenal Akiko dan bisa ngejatuhin Akiko. Dimana Akiko bisa dapet temen dan gak kesepian lagi. Ketika mendadak dijauhin begitu, Akiko auto nethink dan tertekan. Dan sampe sekarang masih kebawaan. In short, Akiko takut sendirian.
Begitu kelas 9, masalah orangtua Akiko makin menjadi-jadi. Argumen mereka makin liar. Setiap kali dimarahin, Akiko cuma bisa diem. Akiko udah gatau mau gimana. Masih juga kepikiran coba-coba bunuh diri, tapi masih inget dosa, inget utang. Apalagi ibu Akiko juga orangnya ekstrim, Akiko jadi merasa mungkin bunuh diri itu gak guna, dan berusaha buat ngelupain bunuh diri itu.
Lalu Akiko kepikir buat bunuh diri lagi ketika waktu pensi, orangtua Akiko gak dateng pas Akiko tampil. Padahal mereka udah janji. Akiko udah latihan berbulan-bulan buat itu, biar mereka bangga meski NEM Akiko gak sesuai harapan. Tapi mereka gak dateng. Akiko udah nangis sejadi-jadinya, dan udah megang gunting buat ngelukain diri. Tapi ya, akhirnya gak jadi karena pikiran tuh pengen bikin bangga orangtua, bukan bebanin mereka.
Masuk SMA, Akiko sempet down karena gak masuk SMA pilihan pertama Akiko. Sampe nangis-nangis. Saat itu Akiko kepikiran bunuh diri lagi, karena makin merasa diri ini gak guna. Apalagi orangtua Akiko juga menyinggung soal NEM Akiko yang pertengahan itu. Berasa udah jatoh dijatohin lagi. Dan sindirian terhadap NEM Akiko pun secara … implisit?
SMA gak semakin baik. Akiko udah gak bisa ngikutin pelajaran, gak bisa bergaul sama orang-orang selain dari ekskul dan kelas. Akiko sempet stress, frustasi gak ngerti apa-apa. Kepengen bunuh diri, dan temen-temen Akik pun gak ada yang baik. Akiko berasa tertinggal gegara mereka. Akiko nanya pun mereka gak waro. Akiko hampir sukses bunuh diri waktu itu, cuma pisonya gak nembus kulit Akiko. Mungkin karena Akiko gak cukup dalem motongnya ya, jadi malah gak jadi.
Dan baru aja kemaren, orangtua Akiko makin menyeramkan. Yang biasanya Akiko diem dan nahan nangis sampe Akiko sendirian, sekarang gak kebendung dan Akiko nangis di depan orangtua yang lagi berantem.
Beneran, Akiko ketakutan, bahkan sekarang masih merinding. Tangis Akiko pecah. Dan Akiko gak nyangka itu bisa menghentikan argumen mereka.
Sahabat Akiko yang dari SD pun begitu. Dia itu berada dalam "perlindungan" orangtuanya. Tbh, lebih kayak kekangan sih. Dia diperlakukan kayak pembantu, dan dia dilarang pergi keluar sembarangan bahkan buat kerja kelompok pun dia susah. Dia sering cerita ke Akiko, dan tangisnya tuh pecah tiap kali dia cerita.
Terus ada sahabat Akiko di Tanjung Enim. Dia pun sama, depresi. Dia dikash tekanan sama orangtuanya buat dapet nilai bagus. Begitu dia kasih nilai terbaik dia, orangtuanya gak perduli. Begitu nilainya jelek, dia dimaki-maki. Temen-temennya pun gak ada yang bisa dukung dia, karena tiap kerja kelompok dia pasti kerja sendiri. Segala sama dia, temen-temennya gak mau nanggung beban. Dan dia juga sama kayak Akiko, udah sering coba bunuh diri, bahkan dari kecil, sewaktu masih bocah.
Terus so-called-kakak Akiko. Dia juga kena tekanan dari orangtuanya. Dia sering bantu tapi seakan gak dianggap sama orangtuanya. Dia dianggap kayak gak penting, ampas. Dia udah sering curhat ke Akiko juga.
Sekali lagi, tekanan psikologis itu serius. Orang bisa mati karenanya. Bukan karena kurang kuat imannya menurut Akiko, tapi karena dia itu dijatuhkan waktu lagi di jalan menambah keimanan. Diteken-teken. Yappari, society is cruel. Kita harusnya lebih banyak ngebantu yang depresi, bukannya malah ngejatuhin.
Panjang ya, www.
Sebagai kotak curhat berjalan, Akiko udah sering dapet curhatan mengenai depresi seseorang. Dan sebagian besar dari curhatan itu faktornya sama : orang tua.
Akiko sendiri mengalami ya, semacam depresi kayak gitu. Gak terhitung berapa kali Akiko mau coba bunuh diri, motong urat nadi sendiri. Karena capek lah, kesel lah, apa lah. Maybe orang lain lebih parah dari Akiko, tapi ya ini batasan Akiko. Setiap orang punya batas kesabarannya sendiri, dan gak bisa dipaksain sama rata. Gak bisa.
Makanya itu kalo orang cerita dan dia bilang dia depresi, JANGAN SEKALI-KALI BILANG KALAU ADA YANG LEBIH PARAH DARI MASALAHNYA DIA. Dia sampe depresi begitu berarti dia udah sampe batas, dan dia gak kuat secara psikologis. Gak bisa dibilangin kalau "ini gak seberapa," karena kalau dibilangin gitu mereka bakalan mikir kalau bakal ada yang lebih buruk dan itu bakal nambahin depresi mereka.
Mayoritas orang itu, menganggap depresi dan bunuh diri itu BERLEBIHAN. Mereka anggap itu tuh hal remeh. Mereka nganggepnya orang itu gak kuat iman lah, apa lah. Biar Akiko kasih tau satu hal :
"Terus maunya mereka gimana? Melupakan semua masalah itu seakan angin lalu? Iya? Kalau gitu masalah kalian pun kami anggap angin lalu aja ya, biar impas."
Tekanan psikologis itu serius. Bener. Mereka bisa aja jadi autis gegara itu. Takut berlebih atau phobia gegara itu. Merasa gak guna gegara itu. Bahkan penyakit psikologi kayak multi personality disorder itu bisa dari depresi. Apapun itu, orang-orang paling susah itu bantuin orang depresi, dan paling gampang ngeremehin orang depresi.
Serius. Memang banyak komunitas atau lembaga atau asosiasi yang bersedia menolong orang depresi, menghibur mereka, tapi orang yang ngeremehin pun gak kalah banyak. Bagaikan rantai makanan, yang ngeremehin itu ada dipuncak. Makanya sekuat dan sebanyak apapun orang-orang yang bantu-bantu orang depresi, meski jumlahnya sama dengan peremeh, masih bakal kalah.
Ini dari sudut pandang Akiko sih ya, sebagai salah seorang yang pernah berpikir untuk bunuh diri.
Akiko sekarang mau cerita. Akiko ini sebenernya lahir dan besar di keluarga yang baik-baik, harmonis. Lingkungan yang kelihatannya gak akan menciptakan suasana depresi. Tapi kehidupan gak selalu rata kan ya. Ada kalanya orangtua Akiko berargumen, berdebat. Mereka sering marah-marah. Akiko udah ngeliat mereka marah-marah dari kecil, sewaktu masih bocah. Sampai sekarang belum juga terbiasa sama teriakan mereka.
Setiap mereka berdebat, mereka selalu bawa-bawa Akiko, adik Akiko, dan rumah kami. Gegara itu Akiko selalu merasa, "ah, aku mah gak penting disini, aku cuma bikin mereka berargumen, berantem."
Waktu kecil Akiko cuma bisa nangis. Belum tau yang namanya bunuh diri, bahkan gatau mati itu apa.
Akiko baru tau soal bunuh diri dan kematian itu, gegara satu hal. Masih sewaktu Akiko kecil. Ibu Akiko, sempet bawa-bawa piso dapur, sambil marah-marah nyodorin ke Akiko dan nyuruh Akiko ngebunuh dia. Untungnya waktu itu Akiko bisa berpikir lurus, dan cuma bisa nolak piso itu sambil nangis.
Akiko pernah bilang, Akiko pernah dibully waktu SD. Akiko dijauhin, hanya gegara waktu kelas dua Akiko ngamuk, dimakcomblangin sama temen sekelas. Akiko ditakutin. Kenapa Akiko bisa sengamuk itu, mungkin karena orang tua Akiko marah-marah dan Akiko semacam mewariskan itu. Akiko hampir gak punya sahabat, dan adanya pun "temen" if you know what i mean. Sahabat Akiko cuma 1, dan masih bertahan sampe sekarang.
Akiko masuk SMP sendirian, berbeda sendiri dari temen-temen SD Akiko. Akiko gak punya temen, dan masuk SMP tanpa temen. Gegara SD Akiko dijauhin, Akiko jadi mulai takut kenalan, dan makin kesini Akiko udah lupa gimana caranya kenalan. SMP berjalan mulus. Temen Akiko banyak. Sahabat Akiko ada….
Sampai ada kejadian pada suatu hari.
Tanpa alasan yang jelas, sahabat Akiko ngejauhin Akiko. Di BBM mereka masang status yang bikin Akiko rumasa. Akiko merasa Akiko gak penting, sampe digituin sama mereka. Akiko gatau Akiko salah apa, dan mereka gak ada yang ngasih tau letak kesalahan Akiko. Emosi Akiko meledak.
Disitu Akiko berpikir buat bunuh diri.
Akiko berniat mau nyekek diri sendiri. Tapi tau-tau salah seorang sahabat Akiko nga BBM dan minta maaf, atas nama yang lainnya.
Sebenernya kalau diliat sepele ya, dijauhin gitu. Mungkin yang lain mikirnya, "gak usah dipikirin. Manusia banyak yang bisa dijadiin temen kok."
Akiko udah dari SD sendirian. SMP Akiko selalu berpikir ingin ngulang dari awal, dimana gak ada yang bener-bener kenal Akiko dan bisa ngejatuhin Akiko. Dimana Akiko bisa dapet temen dan gak kesepian lagi. Ketika mendadak dijauhin begitu, Akiko auto nethink dan tertekan. Dan sampe sekarang masih kebawaan. In short, Akiko takut sendirian.
Begitu kelas 9, masalah orangtua Akiko makin menjadi-jadi. Argumen mereka makin liar. Setiap kali dimarahin, Akiko cuma bisa diem. Akiko udah gatau mau gimana. Masih juga kepikiran coba-coba bunuh diri, tapi masih inget dosa, inget utang. Apalagi ibu Akiko juga orangnya ekstrim, Akiko jadi merasa mungkin bunuh diri itu gak guna, dan berusaha buat ngelupain bunuh diri itu.
Lalu Akiko kepikir buat bunuh diri lagi ketika waktu pensi, orangtua Akiko gak dateng pas Akiko tampil. Padahal mereka udah janji. Akiko udah latihan berbulan-bulan buat itu, biar mereka bangga meski NEM Akiko gak sesuai harapan. Tapi mereka gak dateng. Akiko udah nangis sejadi-jadinya, dan udah megang gunting buat ngelukain diri. Tapi ya, akhirnya gak jadi karena pikiran tuh pengen bikin bangga orangtua, bukan bebanin mereka.
Masuk SMA, Akiko sempet down karena gak masuk SMA pilihan pertama Akiko. Sampe nangis-nangis. Saat itu Akiko kepikiran bunuh diri lagi, karena makin merasa diri ini gak guna. Apalagi orangtua Akiko juga menyinggung soal NEM Akiko yang pertengahan itu. Berasa udah jatoh dijatohin lagi. Dan sindirian terhadap NEM Akiko pun secara … implisit?
SMA gak semakin baik. Akiko udah gak bisa ngikutin pelajaran, gak bisa bergaul sama orang-orang selain dari ekskul dan kelas. Akiko sempet stress, frustasi gak ngerti apa-apa. Kepengen bunuh diri, dan temen-temen Akik pun gak ada yang baik. Akiko berasa tertinggal gegara mereka. Akiko nanya pun mereka gak waro. Akiko hampir sukses bunuh diri waktu itu, cuma pisonya gak nembus kulit Akiko. Mungkin karena Akiko gak cukup dalem motongnya ya, jadi malah gak jadi.
Dan baru aja kemaren, orangtua Akiko makin menyeramkan. Yang biasanya Akiko diem dan nahan nangis sampe Akiko sendirian, sekarang gak kebendung dan Akiko nangis di depan orangtua yang lagi berantem.
Beneran, Akiko ketakutan, bahkan sekarang masih merinding. Tangis Akiko pecah. Dan Akiko gak nyangka itu bisa menghentikan argumen mereka.
Sahabat Akiko yang dari SD pun begitu. Dia itu berada dalam "perlindungan" orangtuanya. Tbh, lebih kayak kekangan sih. Dia diperlakukan kayak pembantu, dan dia dilarang pergi keluar sembarangan bahkan buat kerja kelompok pun dia susah. Dia sering cerita ke Akiko, dan tangisnya tuh pecah tiap kali dia cerita.
Terus ada sahabat Akiko di Tanjung Enim. Dia pun sama, depresi. Dia dikash tekanan sama orangtuanya buat dapet nilai bagus. Begitu dia kasih nilai terbaik dia, orangtuanya gak perduli. Begitu nilainya jelek, dia dimaki-maki. Temen-temennya pun gak ada yang bisa dukung dia, karena tiap kerja kelompok dia pasti kerja sendiri. Segala sama dia, temen-temennya gak mau nanggung beban. Dan dia juga sama kayak Akiko, udah sering coba bunuh diri, bahkan dari kecil, sewaktu masih bocah.
Terus so-called-kakak Akiko. Dia juga kena tekanan dari orangtuanya. Dia sering bantu tapi seakan gak dianggap sama orangtuanya. Dia dianggap kayak gak penting, ampas. Dia udah sering curhat ke Akiko juga.
Sekali lagi, tekanan psikologis itu serius. Orang bisa mati karenanya. Bukan karena kurang kuat imannya menurut Akiko, tapi karena dia itu dijatuhkan waktu lagi di jalan menambah keimanan. Diteken-teken. Yappari, society is cruel. Kita harusnya lebih banyak ngebantu yang depresi, bukannya malah ngejatuhin.
Panjang ya, www.
Senin, 22 Januari 2018
Just … Weird.
Akiko mau cerita. Curhat. Bisa dibilang rant sih ya. But Akiko gak nerima bash, tolong ini opini Akiko sendiri dan kalau merasa tersinggung, kalian bisa PM Akiko via apapun dan Akiko bakal minta maaf. Akiko gak tau apa-apa soal kalian, Akiko belum kenal jelas kalian, jadi kalau Akiko bener-bener gak sengaja nyinggung itu murni ketidaksengajaan. Akiko punya hak menyampaikan pendapat, tapi Akiko juga punya kewajiban untuk menghormati orang. Jadi sebelum kalian merasa tersinggung karena kata-kata Akiko, lebih baik mundur.
Jadi gini, Akiko punya temen nih di sekolah baru Akiko. Dia temen sebangku Akiko. Itu yang namanya Akiko jadi banyak ngobrol itu, beneran. Nyaman gitu.
Awalnya.
Kita sesama suka gambar, suka Jepang, but ada satu yang bikin Akiko kurang nyaman.
Dia … seakan gak nerima opini Akiko.
Jadi gini, pas dia tau Akiko suka Touran, dia juga tau ternyata. Akiko seneng, akhirnya ada orang yang bisa diajakin ngomongin Touran. Bukan fujo sih dianya, tapi at least masih bisa ngomongin Touran kayak di sekolah lama Akiko.
Dan ekspetasi tidak sesuai dengan realita.
Akiko kira dia tau Touken Ranbu itu, all of it. Meski gak sampa sejarahnya, at least tau karakter yang muncul di animenya. But ternyata? Dia cuma tau Mikajiji ama Tsurumaru. Ah, sama Ichi, cuma dia jarang nyebutin. Well, gak heran sih, mereka kan karakter yang populer, BANGET.
Sebenernya gak masalah dia mau tau yang mana dulu. Toh Akiko juga tau Touran awalnya cuma tau Yasu ama Tsuru doang. Yang bikin Akiko kesel, tbh, dia tiap kali Akiko liat-liat foto Touran dan ada Jiji, dia langsung teriak-teriak "Munechika! Munechika!" dan bahkan dia gak tau setua apa Mikazuki dan Tsurumaru itu. Dia bahkan gak tau kalau mereka itu personifikasi pedang! Pas Akiko lagi nyari-nyari bentuk pedang Tsurumaru buat referensi fanart, dia malah bilang "Itu apa?" dan otomatis Akiko jawab kalau itu Tsuru kan ya. Dia malah ketawa, seakan Tsuru itu dari oroknya emang berbentuk manusia, bukan pedang bersejarah Jepang. Astaga sebenernya anak ini tau Touran darimana ....
DIA BAHKAN SEMPET BILANG TOURABU ITU OTOME. DA HELL?!
"Otome yang paling banyak karakternya itu Touken Ranbu, fix." -Temen sebangku Akiko 2018.
Untung dia mau dikasih tau kalau Touran itu bukan Otome. Ya kali ya Otome karakternya sampe 70+.
Akiko, sebagai orang yang udah lumayan lama nyelem di fandom ini, dan udah liat segala franchisenya--mulai dari game, anime, musical, stage--merasa agak gondok ya. Apalagi pas Akiko kasih tau bahwa mereka itu pedang, dia masih aja ngetawain Akiko. Well, kalau gak percaya sih mau Akiko bawa ke museum pedang manapun, meski gak ada Tsurumaru ataupun Mikazuki sih disana.Karena mereka para lansia sedang beristirahat.
Dia baru nerima opini Akiko ketika dia bilang, "Tsurumaru cocok jadi anak Munechika," dan Akiko bilang, "Ya gak aneh sih. Wong penempanya Tsuru, Gojou Kuninaga itu kalau gak salah muridnya penempa Mika, Sanjou Munechika."
Bukan cuma Touken Ranbu aja tbh. Bahkan Sengoku Night Blood. Dia itu gak tau Oda Nobunaga itu tokoh sejarah. Izin ngakak sebentar. Dia bilang berkali-kali "Ih kejem banget," di animenya pas Oda Nobunaga-sama bawa Yuzuki ke goa. Dan otomatis Akiko bilang, "namanya juga Oda Nobunaga, di sejarahnya kan dia dikenal sebagai Maou."
Dan dia kayak gak denger apapun.
Akiko jadi gondok ya. Akiko yang seneng dengerin kisah-kisah sejarah Jepang jadi down moodnya kalau nonton Touran sama Senbura. Ngakaknya dia juga tau Hakuouki and i bet she doesn't even know the real Shinsengumi.
Dan dia mungkin gak sadar Sada-chan sempet nyebut nama papa Date Masamune di Touran, dia cuma fokus sama ganteng enggaknya karakter.
Dasar penikmat otome yang cuma care sama karakternya, tanpa mikirin ceritanya.
___________________________________
Jadi gini, Akiko punya temen nih di sekolah baru Akiko. Dia temen sebangku Akiko. Itu yang namanya Akiko jadi banyak ngobrol itu, beneran. Nyaman gitu.
Awalnya.
Kita sesama suka gambar, suka Jepang, but ada satu yang bikin Akiko kurang nyaman.
Dia … seakan gak nerima opini Akiko.
Jadi gini, pas dia tau Akiko suka Touran, dia juga tau ternyata. Akiko seneng, akhirnya ada orang yang bisa diajakin ngomongin Touran. Bukan fujo sih dianya, tapi at least masih bisa ngomongin Touran kayak di sekolah lama Akiko.
Dan ekspetasi tidak sesuai dengan realita.
Akiko kira dia tau Touken Ranbu itu, all of it. Meski gak sampa sejarahnya, at least tau karakter yang muncul di animenya. But ternyata? Dia cuma tau Mikajiji ama Tsurumaru. Ah, sama Ichi, cuma dia jarang nyebutin. Well, gak heran sih, mereka kan karakter yang populer, BANGET.
Sebenernya gak masalah dia mau tau yang mana dulu. Toh Akiko juga tau Touran awalnya cuma tau Yasu ama Tsuru doang. Yang bikin Akiko kesel, tbh, dia tiap kali Akiko liat-liat foto Touran dan ada Jiji, dia langsung teriak-teriak "Munechika! Munechika!" dan bahkan dia gak tau setua apa Mikazuki dan Tsurumaru itu. Dia bahkan gak tau kalau mereka itu personifikasi pedang! Pas Akiko lagi nyari-nyari bentuk pedang Tsurumaru buat referensi fanart, dia malah bilang "Itu apa?" dan otomatis Akiko jawab kalau itu Tsuru kan ya. Dia malah ketawa, seakan Tsuru itu dari oroknya emang berbentuk manusia, bukan pedang bersejarah Jepang. Astaga sebenernya anak ini tau Touran darimana ....
DIA BAHKAN SEMPET BILANG TOURABU ITU OTOME. DA HELL?!
"Otome yang paling banyak karakternya itu Touken Ranbu, fix." -Temen sebangku Akiko 2018.
Untung dia mau dikasih tau kalau Touran itu bukan Otome. Ya kali ya Otome karakternya sampe 70+.
Akiko, sebagai orang yang udah lumayan lama nyelem di fandom ini, dan udah liat segala franchisenya--mulai dari game, anime, musical, stage--merasa agak gondok ya. Apalagi pas Akiko kasih tau bahwa mereka itu pedang, dia masih aja ngetawain Akiko. Well, kalau gak percaya sih mau Akiko bawa ke museum pedang manapun, meski gak ada Tsurumaru ataupun Mikazuki sih disana.
Dia baru nerima opini Akiko ketika dia bilang, "Tsurumaru cocok jadi anak Munechika," dan Akiko bilang, "Ya gak aneh sih. Wong penempanya Tsuru, Gojou Kuninaga itu kalau gak salah muridnya penempa Mika, Sanjou Munechika."
Bukan cuma Touken Ranbu aja tbh. Bahkan Sengoku Night Blood. Dia itu gak tau Oda Nobunaga itu tokoh sejarah. Izin ngakak sebentar. Dia bilang berkali-kali "Ih kejem banget," di animenya pas Oda Nobunaga-sama bawa Yuzuki ke goa. Dan otomatis Akiko bilang, "namanya juga Oda Nobunaga, di sejarahnya kan dia dikenal sebagai Maou."
Dan dia kayak gak denger apapun.
Akiko jadi gondok ya. Akiko yang seneng dengerin kisah-kisah sejarah Jepang jadi down moodnya kalau nonton Touran sama Senbura. Ngakaknya dia juga tau Hakuouki and i bet she doesn't even know the real Shinsengumi.
Dan dia mungkin gak sadar Sada-chan sempet nyebut nama papa Date Masamune di Touran, dia cuma fokus sama ganteng enggaknya karakter.
Dasar penikmat otome yang cuma care sama karakternya, tanpa mikirin ceritanya.
Rabu, 17 Januari 2018
Gak Cocok di Depan Umum UwU
Jadi, Akiko kan ada presentasi bahasa Inggris, tugas. Ini Akiko bagi pengalaman aja ya, www.
Akiko itu gak cocok ngomong di depan >.< paling gak bisaaaa. Saking gugupnya, Akiko yang udah nyiapin mau ngomong apa, gayanya gimana, langsung blank. Automaticly. Apalagi sebelum Akiko yang presentasi, temen Akiko ada yang presentasi dan BIKIN MINDER.RIP my english.
Akiko bener-bener seakan lupa, ini Inggrisnya apa, itu Inggrisnya apa. Blank parah. Akiko udah kayak lupa bahasa, jadi kayak, "Aku pengen ngomong bahasa Indonesia atau Nihongo ajaaa." Tapi ya lagian kalo Akiko disuruh presentasi pake bahasa Indonesia pun pasti, "Aku pengen ngomong pake bahasa Inggris atau Nihongo ajaaa."
Dan berulang.
Akiko gak tau kenapa Akiko bisa malu parah begini. Entah karena dibully pas SD atau gimana, www.
AKIKO PENN PERCAYA DIRI, HOW TO PERCAYA DIRI?!
Sekian dan terima kacang.
Akiko itu gak cocok ngomong di depan >.< paling gak bisaaaa. Saking gugupnya, Akiko yang udah nyiapin mau ngomong apa, gayanya gimana, langsung blank. Automaticly. Apalagi sebelum Akiko yang presentasi, temen Akiko ada yang presentasi dan BIKIN MINDER.
Akiko bener-bener seakan lupa, ini Inggrisnya apa, itu Inggrisnya apa. Blank parah. Akiko udah kayak lupa bahasa, jadi kayak, "Aku pengen ngomong bahasa Indonesia atau Nihongo ajaaa." Tapi ya lagian kalo Akiko disuruh presentasi pake bahasa Indonesia pun pasti, "Aku pengen ngomong pake bahasa Inggris atau Nihongo ajaaa."
Dan berulang.
Akiko gak tau kenapa Akiko bisa malu parah begini. Entah karena dibully pas SD atau gimana, www.
AKIKO PENN PERCAYA DIRI, HOW TO PERCAYA DIRI?!
Sekian dan terima kacang.
Langganan:
Postingan (Atom)
Pindah
AKIKO PINDAH LAPAK WWWW Jadi ke wordpress kkkk Linknya disini yak UwU Tapi beberapa rant masih tetep disini, kkkk Kenapa pindah? Ka...
-
Yak, jadi mari kita membahas suami Akiko yang dipisah jarak, waktu, dan umur. Dia adalah, SATO RYUUJI! Source : here Kenapa Akiko ngo...
-
Get Ya Ready iki o hisome tatte amaku kaoru Lips kakusenai kizukeba anata to futari kiri yoru o midashiteku You tell me, feeling of you...






